Halaman

Kamis, 24 November 2011

Anak Belajar Dari Kehidupannya

ANAK BELAJAR DARI KEHIDUPANNYA


Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah.
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri.
Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri.
Jika anak dibesarkan dengan iri hati, ia belajar kedengkian.
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah.
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mencintai
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri.
Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan.
Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawanan.
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan,
Ia akan belajar kebenaran dan keadilan.
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan.
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan,
Ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.
Jika anak dibesarkan dengan ketentraman,
ia belajar berdamai dengan pikiran.

Kebudayaan sunda

K E B U D A Y A A N S U N D A

Indonesia memiliki banyak kebudayaan yang sangat banyak. Budaya lahir dari kebiasaan dan setempat dari nenek moyang hingga menjadi turun-menurun sampai saat ini. Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang memiliki keanekaragaman di berbagai aspek keidupan.

Seperti kebudayanan sunda, kebudayaan sunda tersebut adalah kebudayaan tertua yang awalnya berasal dari jawa barat. Kebudayaan sunda merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia yang dalam perkembangannya perlu di lestarikan dan hampir semua masyarakat sunda beragama Islam namun ada juga yang bukan islam, walaupun bebeda-beda namun tetap bersatu.

Kebudayan sunda memiliki ciri-ciri khas tertentu, secara umum kebudayaan sunda yang sering dikenal masyarakat yang reigius. Selain itu masyarakat sunda juga memiliki budaya lainnya yang khas samapai saat ini masih dilakukan oleh orang sunda tersebut seperti bahasa kesopanan, rendah hati kepada yang lebih tua dan peduli kepada sesama.

Kebudayaan sunda tersebut memiliki adat yang sejak dulu sampai sekarang masih di adakan oleh masyarakat sunda yaitu Jaipong. Jaipong tersebut di sebut juga tarian khas masyarakat sunda yang di ciptakan oleh Gugum gumbira. Tarian tersebut di gemari oleh sebagian masyarakat sunda dan populer sampai ke kalangan-kalangan lain.